Mentari

Bismillah.
Aku melihat keindahan sang mentari
Indah.
Di dalam keindahan itu,
aku hanyut memikirkan tentang kisah itu.
Aku berkata dengan Tuhanku,
Aku telah menyakiti hati manusia.
Dan mungkin aku juga sedang menyakiti hatiku sendiri.
Tetapi bukankah pengorbanan itu perlu dalam hidup?
Aku kembali melihat mentari.
Tidak aku tahu apakah tindakan itu akan menjadi kehangatan yang menyenangkan,
atau mungkin menjadi kepanasan yang membakar.
Aku melihat mentari itu.
Dan aku berkata perlahan kepada hatiku.
"Hidup ini bukan hanya mengenai diri kita sendiri.
Kau tahu itu.
Hidup ini bukan sekadar memiliki,
tetapi ada perkara yang harus kau korbankan.
Yakinlah.
Kau punya Tuhan.
Jadi jangan kau gantung pergantunganmu kepada selain dari Tuhanmu."
Hanya satu pintaku kepada Tuhan,
Jadikan semua itu kehangatan yang menyenangkan mereka.
Dan
Diri kamu.
-Ummu Abiha, 22 Ogos 2015-
Gadis Sneakers
